Dan praktek “permainan” ini disiasati dengan penggunaan kupon yang salah satunya berharga Rp50.000, lalu di jual ke penampung seharga Rp35.000, dan hanya mendapatkan 3
liter dengan BBM jenis pertalite. Sedangkan Pemerintah menganjurkan penggunaan BBM untuk mobil operasional dan Dinas menggunakan jenis BBM nya yang bukan subsidi.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Bila hal ini terjadi, maka praktek korupsi sudah di jalankan para oknum ini dengan terencana dan tanpa adanya ketakutan dan bahaya yang menanti para pelaku serta sangat merugikan pendapatan untuk kas Negara.
Korupsi merupakan salah satu jenis kejahatan yang semakin sulit dijangkau oleh aturan hukum pidana. Karena perbuatan korupsi bermuka majemuk yang memerlukan berfikir bagi aparat pemeriksa dan penegak hukum.
Seperti halnya yang terjadi di lingkungan DLH Kota Tangerang, yang mana ratusan mobil jenis truck dan jenis bentor melakukan penukaran kupon (Voucer-red) dengan cara melawan hukum untuk keuntungan pribadi dan kelompok.
Untuk Kepala Dinas DLH Kota Tangerang, yakni Tihar, apakah praktek ini sudah mengetahui atau belum itu adalah internal di pihak Dinas. Sebab sampai berita ini dinaikan belum bisa memberikan klarifikasi karena tidak mau merespon.
(Pujangga/red)
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











