Karena itu, menurutnya, penguatan kapasitas pelaku usaha melalui legalitas, literasi keuangan, dan digitalisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Edukasi Keuangan Bersama OJK dan Komisi XI DPR RI
Kegiatan edukasi tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tegal, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hadir pula perwakilan OJK Pusat serta OJK Tegal yang memberikan materi mengenai pengelolaan keuangan usaha, akses pembiayaan, hingga kewaspadaan terhadap praktik pinjaman online ilegal.
Dalam kesempatan itu, Mohamad Hekal menjelaskan bahwa indikator UMKM naik kelas tidak hanya diukur dari besarnya omzet, tetapi juga meningkatnya kepercayaan konsumen, kapasitas produksi, serta jangkauan pemasaran.
“Naik kelas itu ketika usaha yang sebelumnya hanya menjual di pasar lokal mulai dipercaya konsumen, produksinya meningkat, dan pemasarannya sudah menjangkau luar Kabupaten Tegal,” jelas Hekal.
Ia juga mengingatkan pentingnya pencatatan keuangan yang tertib dan pemanfaatan layanan keuangan resmi. Menurutnya, administrasi usaha yang baik akan mempermudah pelaku UMKM memperoleh akses pembiayaan dari perbankan maupun lembaga keuangan lainnya.
Sinergi Perkuat Daya Saing UMKM
Menutup kegiatan tersebut, Bupati Ischak menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan UMKM membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, OJK, lembaga pendamping, serta para pelaku usaha.
Menurutnya, legalitas usaha yang lengkap, pengelolaan keuangan yang sehat, dan pemanfaatan teknologi digital akan menjadi fondasi penting bagi UMKM untuk terus berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat.
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.











