Lanjutnya, untuk dapat dipahami bahwa orang dengan gangguan jiwa atau diagnosa Skizofrenia itu bukan permasalahan seperti guna-guna mistik jin atau mengilmu yang tidak kesampaian dan sebagainya.
“Ini murni benar-benar penyakit organik organ tubuh yang namanya otak. Itu adanya ketidakseimbangan Neurotransmetter pada organ otaknya,” terangnya.
Sambung Nurhamid, untuk pasein ODGJ sendiri di Cianjur Selatan yang sudah kita tanggani dan diobati juga dibebaskan dari pasung jumlahnya kurang lebih ada sekitar 20 orang dan sekarang kondisinya sudah sembuh dan normal kembali.
“Pada umumnya rata-rata pasien ODGJ di Cianjur Selatan ekonominya menengah ke bawah, tapi ada juga sebagian keluarga yang mampu. Adapun untuk target kesembuhan atau otaknya dapat pulih normal kembali tidak bisa diprediksi, namun pada umumnya sebulan juga sudah sembuh ada juga dua Minggu,” pungkasnya.(Jay)















