“Ini sebagai catatan yang akan disampaikan Pa Iing, kepada Pa Uu, secara pribadi bahwa saya (Bung Rijal-red) kecewa dan prihatin, bahwa yang namanya Pa Uu yang notabennya Bupati Tasikmalaya, tetepi dia adalah Ketua Majlis Pertimbangan Organisasi, notabennya Dewan Penasehat tidak respon kepada Pemuda Pancasila, bukan Rijal harus dilihat. Utara, Selatan, Barat dan Timur,” ungkapnya.
Pradigma Pemuda Pancasila yang dulu dikatakan preman tapi premier atau orang bebas dan saat hari ini kita tanamkan sebagai premier yaitu kita kerja terhadap Bangsa, Negara dan Agama dan pengabdian terhadap masyarakat, terang Ketua PAC PP.
Ketua MPW PP Provinsi Jawa Barat Bung TB Dasep dalam sambutannya mengatakan, terkesima atas pemuda Pancasila dilahirkan untuk melestarikan UUD 1945 dan Pancasila tugas Pemuda Pancasila agar mengutuhkan Pancasila seutuhnya karena Pemuda Pancasila bukan organisasi Preman tapi Premier adalah orang bebas yang penuh kreatif, inovatif dan pemuda pancasila siap berperang melawan komumisme.
“Jadi siapa yang mau mengobok -obok TNI dan Polri, apalagi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara berhadapan dengan Pemuda Pancasila,” tegasnya.
Lebih dari itu mengenai Pilgub Jawa Barat, seluruh anggota Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat hanya ada satu permintaan, tidak susah “Nyaah ka Rakyatna”.
“Pemuda Pancasila bukan Parpol, maka siap menyukseskan Pemilihan Gubernur Tahun 2018,” pungkasnya.
(Budi)















