PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
PENERIMAAN MURID BARU
BOARDING SCHOOL
AL-MASKUN
YAYASAN MIFTAHUL HUDA
Pendidikan terpadu berbasis Islam untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak dan mandiri.
JENJANG PENDIDIKAN
🎓 MI
📚 SMP
🏫 SMK
🕌 PESANTREN
KEUNGGULAN
✔ Pendidikan Formal & Pesantren
✔ Pembinaan Akhlak & Karakter
✔ Lingkungan Islami
✔ Membentuk Kemandirian Santri
HOME

Pro dan Kontra Masyarakat Naringgul Terkait Pembangunan Pamsimas Tirta Sebanyu

1002
×

Pro dan Kontra Masyarakat Naringgul Terkait Pembangunan Pamsimas Tirta Sebanyu

Sebarkan artikel ini

Hal senada dikatakan Abah Taryudin bahwa warga tidak menghambat program tersebut. “Kalau pengambilan airnya dari hulu air kami tidak menyetujui, karena balong dan sawah akan kekurangan dan kekeringan karena tidak kebagian aliran air,”terangnya.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Sementara itu Kades Naringgul Asep Hilman Zam-Zam menanggapi adanya pro dan kontra ditengah masyarakat terkait pembangunan sarana air bersih adalah hal yang wajar.

Dikatakan Asep bahwa program Pamsimas itu dari tahun 2014 memang berjalan cukup alot dan panjang. Kemudian warga yang yang belum mengetahui kecuali mereka yang tidak mengikuti pada area publik dimana publikasi kami sudah dilakukan di tiap-tiap desa, RT/ RW. Maka ketika pro dan kontra terjadi bahkan adanya penolakan karena masyarakat merasa takut (Phobia).

“Padahal program Pamsimas itu nantinya akan memelihara adat-istiadat dan budaya yang terdahulu tentang pengolahan air yang akan dibuatkan regulasi yang biasa dengan kesolehanya mengambil air dari gunung yang dibagi kerumah kemudian dibagikan tetangganya,” Asep menuturkan kepada MMN.co saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Sabtu (21/10/2017).

Asep mengatakan, maka itu kalau sampai dicabut program Pamsimas maka akan berhulu kemana kesolehan yang terdahulu itu, ini punya air dia itu bawa dengan bambu dibagikan kepada tetangga apa bila ini dicabut maka akan tercabut pula. Semntara itu untuk mengantisipasi sebagian warga yang mampu dengan modal dan uang mengambil air dari gunung dengan dalih asal-usul kepemilikan tanah itu pun kabur.

“Masa orang miskin harus melihat saja yang tidak mampu membeli selang, yang tidak punya hak-hak tanah akan menonton, oleh karena itu program Pamsimas itu akan mengatur dan tidak berhenti sampai disitu saja, karena Pamsimas adalah 4 departemen langsung untuk percepatan program dari Presiden. Desa bukan untuk di eploitasi tapi untuk kemakmuran rakyat,” tegasnya.

Pendaftaran Jurnalis – MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co membuka pendaftaran jurnalis bagi Pelajar, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. 📝 Daftar sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *