HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
DaerahKota Tegal

Pulang Sekolah, Siswa SMK YPT Tegal Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Perempatan Setiabudi

36
×

Pulang Sekolah, Siswa SMK YPT Tegal Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Perempatan Setiabudi

Sebarkan artikel ini
1001333478
Kuasa Hukum Korban Ade Jefri Hermanto memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (3/8/26). (Poto : Kunoro Wijayanto)

KOTA TEGAL – Seorang pelajar berinisial SAB (17), siswa SMK YPT Kota Tegal, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pelajar saat dalam perjalanan pulang sekolah. Peristiwa tersebut terjadi di Perempatan Jalan Setiabudi, Kota Tegal, pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka dan telah menjalani pemeriksaan medis serta visum di RS Mitra Siaga Kota Tegal. Pihak keluarga menduga para pelaku merupakan siswa dari SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal. Namun, dugaan tersebut masih menunggu proses klarifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Kuasa hukum keluarga korban dari DCF Law Tegal, Adi Jefri Hermanto, mengatakan berdasarkan keterangan yang diterimanya, korban tidak memiliki persoalan maupun keterlibatan dalam keributan sebelumnya dengan para terduga pelaku.

“Korban tidak sedang mencari masalah. Ia hanya pulang sekolah seperti biasa, kemudian dihadang oleh rombongan yang cukup besar di Perempatan Setiabudi,” ujar Adi Jefri usai melakukan klarifikasi di SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, dalam insiden tersebut korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Ia menyebut para pelaku diduga menggunakan benda tumpul seperti gesper dan helm saat melakukan penganiayaan.

“Identitas terduga pelaku sudah kami kantongi dari pihak sekolah. Untuk saat ini kami masih mengutamakan penyelesaian melalui musyawarah,” katanya.

Keluarga Tempuh Jalur Mediasi

Pihak keluarga korban saat ini memilih menempuh jalur mediasi bersama kedua sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal, serta aparat kepolisian.

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *