KOTA TEGAL – Seorang pelajar berinisial SAB (17), siswa SMK YPT Kota Tegal, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pelajar saat dalam perjalanan pulang sekolah. Peristiwa tersebut terjadi di Perempatan Jalan Setiabudi, Kota Tegal, pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka dan telah menjalani pemeriksaan medis serta visum di RS Mitra Siaga Kota Tegal. Pihak keluarga menduga para pelaku merupakan siswa dari SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal. Namun, dugaan tersebut masih menunggu proses klarifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Kuasa hukum keluarga korban dari DCF Law Tegal, Adi Jefri Hermanto, mengatakan berdasarkan keterangan yang diterimanya, korban tidak memiliki persoalan maupun keterlibatan dalam keributan sebelumnya dengan para terduga pelaku.
“Korban tidak sedang mencari masalah. Ia hanya pulang sekolah seperti biasa, kemudian dihadang oleh rombongan yang cukup besar di Perempatan Setiabudi,” ujar Adi Jefri usai melakukan klarifikasi di SMK Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, dalam insiden tersebut korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Ia menyebut para pelaku diduga menggunakan benda tumpul seperti gesper dan helm saat melakukan penganiayaan.
“Identitas terduga pelaku sudah kami kantongi dari pihak sekolah. Untuk saat ini kami masih mengutamakan penyelesaian melalui musyawarah,” katanya.
Keluarga Tempuh Jalur Mediasi
Pihak keluarga korban saat ini memilih menempuh jalur mediasi bersama kedua sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal, serta aparat kepolisian.
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











