“Penangkapan Kasum langsung disaksikan oleh Komandan Rayon Militer 1614 Anjatan, Kapten Inf. Catur PI, bersama dengan Kuwu (Kepala Desa) Limpas, Tato, dan pamong (Satgas Desa), “tandas Iwan.
Setelah diamankan di kantor Koramil 1614 Anjatan, TNI gadungan asal Pakisjaya Karawang beserta korbannya kemudian dibawa ke Makodim 0616 Indramayu untuk dilakukan pemeriksaan.
Sesampainya di Makodim Indramayu, sekitar pukul 20:45 WIB, Kasum bersama korbannya kemudian diberikan arahan di kantor unit Intel Kodim oleh Komandan Staf Kodim 0616, Mayor Inf Hudi Mahudi, Pasi Intel Kapten Inf Disman dan Dansubdenpom III/3 – 3 Indramayu, Lettu Cpm Juhaeni.
“Kami telah melucuti seragam yang dikenakan Kasum, sementara terkait ancaman dan terornya kepada keluarga Iwan dan Tarinih, dan seragam miliknya yang mirip seragam TNI, penanganan kasusnya kami serahkan kepada pihak Reskrim Polres Indramayu, “kata Kasdim 0616 Indramayu, Mayor Inf Hudi Mahudi pada wartawan.(Jun/Hasan)















