METROMEDIANEWS.CO – Status yang di sandang sebagai narapidana namun tidak menurunkan semangat untuk menentukan pilihannya dalam pemilihan kepala daerah yang di selengarakan secara serentak di seluruh indonesia.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Dari total sebanyak 1197 napi yang menghuni Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II Karawang, namun yang tercatat hanya 778 orang napi yang mencoblos.
“Jumlah total ada sebanyak 1197 napi, 32 diantaranya napi wanita. Untuk daftar pemilih sementara ada 927, sedangkan yang terdaftar sebagai pemilih tetap 778 yang berhak mencoblos di Pemilihan gubernur hari ini,” ujar Hendi selaku Kepala Binadik Lapas kelas ll Karawang pada rabu 27/6/2018.
Hendi menambahkan, untuk jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lapas kelas ll Karawang ada dua TPS yang disediakan untuk warga binaan, sedangkan untuk proses dan mekanisme pemungutan suara di Lapas tidak ada perbedaan dengan TPS yang ada di luar lapas.
“Hanya saja untuk penjagaan yang dijaga secara khusus, dijaga ketat oleh 4 petugas di setiap 1 TPS,” ucapnya.
Sementara pantauan MMN di lokasi, terlihat ratusan warga binaan yang ikut nyoblos untuk memenuhi hak politiknya dalam perhelatan Pilkada Serentak 2018 di wilayah Jawa Barat.
Penulis: Jun
Editor: Dedy
Mari bersama menebar kepedulian melalui program sosial, budaya, dan kemasyarakatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat dapat berpartisipasi dalam bentuk dukungan maupun kerja sama.















