Gulir ke bawah untuk membaca
Contoh Gambar di HTML

Nasional

Bajigur, Makanan Khas Sunda yang Nyaris Hilang

×

Bajigur, Makanan Khas Sunda yang Nyaris Hilang

Sebarkan artikel ini

METROMEDIANEWS.CO – Merupakan salah satu kearifan lokal, tak kala kita melestarikan jajanan makanan dan minuman yang menjadi ciri khas orang Sunda.

Ya, adalah mang Iyus warga Gang Mawar RT 02/05 Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, yang sudah bertahun-tahun berjualan Bajigur di Cianjur. Setiap harinya ia mulai berjualan sejak pagi hingga pukul 12.00 WIB.

Diakui mang Iyus bahwa sudah sejak lama dirinya menjajakan makanan khas orang Sunda ini dan harus dilestarikan.

“Karena sudah jarang yang jualan bajigur saat ini, maka saya berupaya untuk melestarikan kearifan lokal ini, yaitu dengan mempertahankannya, sehingga tak jarang mendapat pesanan katering dari instansi pemerintah maupun swasta,” ujarnya.

Disinggung mengenai penghasilan, mang Iyus menjawab penuh harap. “Dalam sehari paling saya hanya mendapatkan uang kurang lebih seratus ribuan, tapi kalau lagi rame Alhamdulillah bisa dapat dua ratus ribuan lebih. Besar harapan saya, agar masyarakat mau melestarikan kearifan lokal ini, salah satunya yaitu mempertahankan keberadaan makanan yang saya jajakan ini supaya tidak hilang,” tukasnya.

Acuy ketua PHC.ID, mengakui makanan khas sunda ini sudah sangat jarang sekali para pedagang yang menjajakannya.

“Dulu memang banyak ditemukan para pedagang yang menjajakan makanan khas Sunda di Cianjur ini, namun entah kenapa seiring berjalannya waktu perlahan mereka mulai menghilang. Padahal kalau dikemas dengan kemasan modern mungkin akan menjadi sebuah inovasi baru dan memiliki nilai jual yang tinggi,” ungkap Acuy sambil menikmati bajigur disekitaran lapang Prawatasari Joglo Cianjur, Sabtu (13/10).

Hal senada di katakan Dr. Sanny Sandjaya, yang kebetulan saat itu sedang membeli Bajigur. “Ya, ini merupakan nilai surprise buat saya, dan menjadikan kenangan buat saya. Dulu makanan kayak gini selalu saya konsumsi, menurut saya, ini makanan sangat sehat, karena jauh dari bahan-bahan kimia,” ucapnya.

Lanjutnya, jajanan seperti ini sudah sangat jarang ditemukan, nah dengan penyajian yang sederhana, santai dan murah seperti di warung Bajigur Bandrek mang Iyus ini bisa memberikan suasana akrab, paparnya.

“Saya berharap pedagang jajanan khas orang Sunda akan bertambah banyak, sehingga bisa menyelamatkan apa yang diwariskan para sesepuh tanah Sunda ini,” tandasnya.

Penulis: Jay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *