MMN.co, Tangerang – Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Kanwil Kemenkumham Banten menggelar kegiatan Pembukaan Perkuliahan Kampus Kehidupan Program Blended Learning dan Pelatihan Kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (18/9).
Acara ini dibuka secara resmi oleh Jalu Yuswa Panjang selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten, dengan didampingi oleh Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho selaku Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Kanwil Kemenkumham Banten.
Turut dalam kegiatan ini seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Tangerang Raya; Dr. Enawar selaku Wakil Rektor 3 Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), H. TB. Yudi Muhtadi selaku Kepala BAAK Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang yang mewakili Rektor UNIS Tangerang, Dr. Karmawan selaku Dekan Fakultas Agama Islam UNIS Tangerang, Yudi Hendrawan selaku Direktur Eksekutif Lembaga Ekonomi Umat, serta Dewan Pakar PP Muhammadiyah.

Program Kampus Kehidupan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi WBP dalam mengakses pendidikan tinggi serta pelatihan kemandirian yang diharapkan dapat membantu mereka dalam mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang memadai. Program ini dilaksanakan melalui metode blended learning yang memungkinkan proses pembelajaran secara fleksibel, baik daring maupun tatap muka.
Acara dilanjutkan dengan penyematan jaket almamater dan tanda peserta pelatihan yang diberikan oleh Jalu Yuswa Panjang selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten.
Dalam sambutannya, Jalu Yuswa Panjang menyampaikan bahwa pendidikan adalah hak dasar bagi setiap warga negara, termasuk warga binaan.













