Metromedianews.co – Sejumlah unggahan di media sosial yang berisi pengalaman para pemasok atau supplier terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perbincangan warganet dalam beberapa hari terakhir.
Melalui sebuah utas yang ramai dibahas di platform Threads, sejumlah akun mengaku pernah menerima permintaan penawaran harga yang dinilai terlalu rendah untuk penyediaan bahan makanan bagi dapur MBG.
Berbagai unggahan tersebut berisi pengalaman pribadi para pelaku usaha yang mengaku memilih tidak melanjutkan kerja sama karena pertimbangan harga dan keuntungan usaha.
Sejumlah Akun Keluhkan Penawaran Harga
Salah satu akun, @__soffit, mengaku pernah diminta menurunkan harga roti burger mini yang dipasoknya.
Dalam unggahannya, akun tersebut menilai harga yang ditawarkan tidak sebanding dengan biaya produksi yang harus ditanggung oleh pelaku usaha.
Unggahan serupa juga disampaikan akun @niedasabila yang mengaku mendengar keluhan sejumlah pedagang bahan pangan terkait harga yang ditawarkan untuk kebutuhan program MBG.
Namun demikian, klaim tersebut merupakan pernyataan yang disampaikan melalui media sosial dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Muncul Klaim Terkait Kualitas Bahan Pangan
Selain persoalan harga, sejumlah akun turut membagikan pengalaman terkait kualitas bahan pangan yang disebut diminta dalam proses pengadaan.
Salah satunya disampaikan akun @asrikasura yang mengaku memperoleh informasi dari pedagang di pasar mengenai permintaan buah dengan harga murah dalam jumlah besar.
Unggahan tersebut kemudian memunculkan beragam tanggapan dari pengguna media sosial terkait standar kualitas bahan pangan yang digunakan dalam program MBG.















