Oleh karena itu, kami sangat mengecam keputusan Kepala Sekolah SMA Pemuda Banjaran yang nekat menyelenggarakan ujian di tengah Pandemi Covid-19 dan juga membebankan siswanya untuk membayar kartu ujian.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
“Kami akan melayangkan surat aduan ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Disdik Provinsi atas ketidakpatuhan SMA Pemuda Banjaran pada kebijakan pemerintah dan pungutan yang membebankan para siswa,” tandasnya.
Editor: Red
Penulis: Dedy Rahman
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »











