HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HUT RI KE-81
METRO MEDIA NEWS
PEDULI 2026
PROGRAM
🏆 Lomba Tradisional
🎭 Hiburan Masyarakat
📰 Lomba Artikel Berita
🤲 Santunan Yatim, Dhuafa & Jompo
TUJUAN
✔ Menumbuhkan Kepedulian Sosial
✔ Mempererat Kebersamaan
✔ Semangat Gotong Royong
TERBUKA UNTUK
✔ Pemerintah
✔ Perusahaan
✔ Komunitas
✔ Masyarakat
HOME

Bupati Subang Dituding Kangkangi Rambu-rambu Mutasi Pejabat Pemkab Subang

790
×

Bupati Subang Dituding Kangkangi Rambu-rambu Mutasi Pejabat Pemkab Subang

Sebarkan artikel ini

Kasus lainnya ditemukan, kedapatan pejabat Eselon IV A di instansi Kecamatan, tapi masih Gol III/B, mestinya menurut ketentuan serendahnya Gol III/C (PP No.13/2002), namun lantaran familinya orang nomor satu Subang maka duduklah di kursi empuk itu.

| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.

Temuan lainnya di sejumlah Instansi/ SKPD, kedapatan pejabat yang diangkat menduduki eselon lebih tinggi, dengan pangkat lebih rendah dibanding dengan bawahannya berpangkat tinggi, tapi eselonnya rendah.

Kejanggalan lainnya diketahui ihwal sejumlah pejabat struktural yang berdinas di sebuah instansi melebihi kelaziman waktu, terkesan seumur hidup. Padahal regulasinya mengatur antara 2 hingga maksimal 5 tahun sudah mutasi (Pasal 9 Ayat (2) PP.No.13/2002), konon menurut sumber bisa bertahan lantaran diduga ber-KKN. Jabatan itu diantaranya diduduki Kepala BKPSDM Hj. Nina Herlina, Camat Pusakanagara Ela Nurlela dan lainnya.

Yang lebih menggelikan lagi, ada pejabat yang dirotasi/mutasi 30 Desember 2016 bersamaan sebanyak 965 orang, tetapi orangnya sudah meninggal. Kejadiannya dialami Toto (Alm) Kasubag Keuangan Kecamatan Compreng dimutasi ke Kecamatan Cipunagara dengan SK Bupati dalam jabatan sama, padahal yang bersangkutan sudah meninggal dunia sekitar 2-3 bulan sebelumnya.

Berbeda dengan pengakuan sejumlah calon Camat yang gagal dilantik. Mereka mengaku sudah mendapat undangan dan hadir di tempat pelantikan dengan berpakain ala Pejabat Camat lengkap dengan topi junglenya. Namun sangat disayangkan namanya tidak disebut saat dibacakan SK pengangkatannya.

“Saya langsung pulang dengan rasa malu dan prihatin mendalam,” ungkap salah seorang Camat.

HUT RI ke-81 – Reward MetroMediaNews.co

MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *