Celakanya pelaku JS dan NS tetap merebut BPKB dan STNK berikut kunci serep dari Khumaidi dan tidak mau mengembalikan kepada Khumaidi.
Sebagai pemilik yang sah atas mobil tersebut Khumaidi merasa aneh dan janggal atas pengakuan pelaku yang telah membayar mobil kepada Mulyadi yang sama sekali tidak Khumaidi kenal.
Namun pelaku JS dan NS tetap ngotot bahwa mereka telah membayar mobil tersebut via transfer ke rekening Mulyadi.
Saat itu keadaan sempat menegang dan memanas karena pelaku tetap ngotot merampas BPPKB dan STNK berikut kunci serep mobil milik Khumaidi. Melihat kondisi yang memanas dan waktu sudah menunjukan pukul 1.30 WIB pagi, kemudian rekan Khumaidi menghubungi saudara Bento untuk datang dan membawa mereka semua ke Polsek Kalideres agar masalah tersebut diselesaikan di kepolisian.
Saat tiba di Polsek Kalideres dan menceritakan permasalahan tersebut, celakanya oknum petugas Polsek Kalideres malah memihak pelaku dan terindikasi tidak netral. Pasalnya mobil Khumaidi oleh oknum petugas Polsek Kalideres diminta untuk dititip di Polsek Kalideres sementara BPKB dan STNK berikut kunci serep mobil dibiarkan dibawa pelaku.
Alasan oknum petugas Polsek Kalideres JS dan NS sudah mentransfer kepada Mulyadi. Dengan berat hati dan terpaksa akhirnya Khumaidi menyerahkan mobil miliknya tersebut kepada oknum petugas Polsek Kalideres pada dini hari sekira pukul 05.00 WIB, tanggal 30 Juni 2022.
Keesokan harinya tepatnya pada tanggal 1 Juli 2022 dengan didampingi rekannya Khumaidi mendatangi Polsek Kalideres untuk mengambil mobil tersebut, namun tidak diijinkan oleh Kanit Reskrim Polsek Kalideres dengan alasan yang tidak berdasarkan hukum.













