“Kami pemerintah desa belum dapat memastikan atau tidaknya jadi destinasi wisata. Beberapa hal yang perlu diperhitungkan mulai dari akses jalan dan infrastrukturnya. Selanjutnya tingkat keberadaan layaknya harus ada peninjauan ulang oleh para ahli mengenai gua tersebut di dalamnya,” ujar Asep.
| Dukung kami melalui layanan Berita Promosi, Advertorial, dan Publikasi Usaha. Klik di sini.
Asep menambahkan, hal yang paling kita tekankan akan keamanan karena kontur tanah yang labil dan bebatuan krikil yang rawan longsor.
“Mungkin nanti kami akan melaporkan kepada Bupati Cianjur terkait penemuan goa ini, sebab masuk ke salah satu program Bupati terkait wisata alam, apalagi ini situs yang masih alami,” terangnya.
Suhendar (38) salah seorang warga yang pernah menelusuri dan pernah masuk kedalam “Goa Masigit” tidak habis pikir dengan keberadaan goa tersebut karena menurutnya goa tersebut tidak mungkin alami karena konturnya sangat berbeda.
“Pasti ada orang yang membuatnya, tapi sampai saat ini belum terungkap tentang silsilah goa tersebut. Saat kita berada didalam “Goa Masigit” pasti merasa betah, dan disetiap lorong terdapat kamar-kamar kecil juga di sampingnya seperti tempat-tempat duduk santai,” tuturnya.
Lebih dari itu Suhendar berharap, “Semoga pihak Pemda, Provinsi dan Pusat dapat menjadikan “Goa Masigit” menjadi tempat wisata alam, dan lebih dari itu untuk infrastukturnya diperbagus sehingga akan menambah perekonomi untuk warga setempat,” pungkasnya.
(Jay)
MetroMediaNews.co memberikan Reward bagi Penulis, Kontributor, dan Wartawan dengan kategori Berita Terbaik, View Terbanyak, dan Kontributor Terbaik. ✍️ Kirim artikel Anda sekarang »












Keren banget
Mantap, semoga cepat mendapat perhatian. Sukses Naringgul.