Hal yang sama dikatakan Honje (47) warga lainnya, BBM jenis pertalite dan solar sulit didapat dengan harga yang resmi karena belum ada SPBU sehingga harga di pengecer 2 Tax tidak seimbang dengan harga resmi.
“Sudah untung ada juga BBM jenis pertalite dan solar di pengecer 2 tak, sebab para pengecer pun kalau mau belanjanya harus keluar kecamatan, bahkan ada juga yang keluar kabupaten dengan persyaratan yang begitu rumit,” ungkapnya.
Padahal kondisi sekarang jalur lintas Bandung-Cianjur Selatan, Naringgul-Cidaun sudah masuk jalur jalan Nasional, dan kini sudah semakin ramai dan padat lalu lintas kendaraan baik itu roda dua dan empat dari arah Bandung menuju Cianjur Selatan sebaliknya dari arah Cianjur Selatan menuju Bandung.
“Lalu lintas kendaran baik wisatawan dan warga sekitar yang mau menjual hasil bumi setiap harinya makin ramai, belum lagi ditunjang dengan kondisi jalan nasional yang terus diperbaiki dan di perlebar oleh Kementrian PUPR sehingga sudah layak di kecamatan Naringgul dan harus ada Station Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU),” pintanya.(Jay)















