SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
SPMB 2026/2027
SMK IT
MIFTAHUL HUDA
KEUNGGULAN
✔ Sekolah + Pesantren
✔ Bisa Mondok / Pulang
✔ Pembinaan Karakter Islami
JURUSAN
✔ Teknik Komputer & Jaringan
✔ Agribisnis (opsional)
✔ Siap Kerja & Kuliah
FASILITAS
✔ Lab Komputer
✔ Internet Fiber
✔ Asrama & Masjid
✔ Lingkungan Nyaman
BudayaDaerahKab. PemalangWisata

Sensasi Berlayar Bersama Ribuan Nelayan Warnai Tradisi Sedekah Laut Asemdoyong Pemalang

149
×

Sensasi Berlayar Bersama Ribuan Nelayan Warnai Tradisi Sedekah Laut Asemdoyong Pemalang

Sebarkan artikel ini
Tradisi Sedekah Laut yang digelar masyarakat Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, kembali berlangsung meriah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram atau yang dikenal dengan tradisi Suronan, Rabu (17/6/2026).

Wisatawan Antusias Ikut Berlayar ke Tengah Laut

Salah satu daya tarik utama Sedekah Laut Asemdoyong tahun ini adalah kesempatan bagi wisatawan untuk ikut berlayar bersama para nelayan mengiringi prosesi larung sesaji ke tengah laut.

Ratusan kapal motor nelayan yang terlibat dalam prosesi tersebut membuka kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan pengalaman berlayar secara langsung di perairan Laut Jawa tanpa dipungut biaya.

Kesempatan langka ini disambut antusias oleh wisatawan yang ingin menikmati suasana laut sekaligus menyaksikan tradisi budaya dari jarak dekat.

Salah seorang pengunjung, Karin (20), mengaku sengaja datang untuk menyaksikan kemeriahan Sedekah Laut yang menurutnya memiliki makna budaya dan spiritual yang kuat.

“Kesannya sangat menarik. Sedekah laut merupakan bentuk rasa syukur atas sumber daya yang telah diberikan dan tradisi seperti ini harus tetap dijaga serta dilestarikan ke depannya,” ujarnya.

Daya Tarik Wisata Budaya dan Kuliner Pesisir

Selain prosesi larung sesaji, pengunjung juga dapat menikmati berbagai sajian kuliner khas pesisir yang dijajakan di area sekitar pantai. Festival kuliner seafood menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang ingin mencicipi hasil olahan laut khas Asemdoyong.

Tidak hanya itu, puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut meramaikan acara dengan menghadirkan beragam produk unggulan lokal, mulai dari makanan, kerajinan tangan, hingga produk olahan hasil laut.

Meski demikian, sejumlah pengunjung berharap penyelenggaraan acara di masa mendatang dapat diimbangi dengan peningkatan kebersihan lingkungan pantai dan kawasan pesisir.

Indah (21), wisatawan asal wilayah timur Kabupaten Pemalang, menilai kebersihan kawasan pantai masih perlu mendapat perhatian lebih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *