Di sisi lain Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo KH Musayyib Nahrawi mengatakan, bagi warga masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasinya kami DPRD siap menerima dengan baik, selama usulan itu konstruktif DPRD Kabupaten Probolinggo siap menampung aspirasi setiap warga masyarakat.
“Laporan tersebut asalkan bisa di pertanggung jawabkan dan bertujuan membangun Kabupaten Probolinggo DPRD siap untuk menindak lanjuti dengan arif dan bijak,” ucapnya.
Hal senada menurut H. Moh Yasin Wakil Ketua DPRD kabupaten Probolinggo mengatakan kami mengapresiasi apa yang sudah di lakukan pemerintah dalam hal ini mantan Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari yang sudah berupaya semaksimal mungkin yang sudah menganggarkan untuk kesehatan harusnya 10 persen dari total pendapatan Anggaran namun Kabupaten Probolinggo sudah menganggarkan 11 persen.
“Kalau mengacu pada UU Kesehatan nomer 36 tahun 2009 untuk Kabupaten nilai Anggaran untuk Kesehatan pagunya hanya 10 pesen saja,” katanya.
Sementara itu Camat Banyuanyar Drs H Didik Abd. Rohim menjelaskan apa yang terjadi terhadap Nur Fatimah pasien penderita Mikrosifalus tersebut sejak melahirkan sudah mendapat penanganan medis dari Puskesmas Banyuanyar bersama Muspika Kecamatan Banyuanyar yang di rujuk ke Rumah Sakit Waluyo Jati Kraksaan.
“Saya sebagai Camat selalu merespon cepat setiap ada keluhan dari warga masyarakat Banyuanyar sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya.
(Sony Kurnia Jaya)















